PT. BERITA ISTANA NEGARA

Indahnya Pemandangan Wisata Lubang Seribu yang Viral di Grobogan Jawa Tengah

Berita Istana - Minggu, 19 Maret 2023 07:56

Grobogan – Buruknya kondisi Jalan Lingkar pasar Gubuk terutama di wilayah Kecamatan Gubuk, Grobogan, Jawa Tengah, dikeluhkan warga. Buruknya kondisi jalan dirasa semakin membahayakan mengingat setiap harinya jalur tersebut selalu dipadati kendaraan.
Parahnya kondisi Jalan lingkar pasar gubuk ini terpotret kamera Istana Negara saat melintasi jalan tersebut,buruknya kondisi jalan semakin terlihat.

Berdasarkan pantauan Istana Negara, kerusakan jalan di wilayah Grobogan tersebut ada kisaran ratusan titik jalan berlubang. Kondisi jalanan berlubang-lubang sehingga sangat membahayakan pengguna kendaraan. Apalagi di musim hujan, jalan berlubang menjadi tertutup air.

Lubang menganga dengan diameter hingga dua meter terlihat seperti kubangan sehabis hujan. Laju kendaraan pun tampak tersendat mengingat pengguna jalan harus ekstra waspada agar tidak terjatuh.

Warga setempat saat ditemui Berita Istana Negara, dalam keterangannya, menyampaikan kondisi Jalan lingkar pasar gubuk bak objek wisata baru bernama Jeglongan Sewu (lubang seribu). Di akhir pembicaraan, warga juga menyebutkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Grobogan Sri Mulyani, berharap kondisi tersebut segara mendapatkan tanggapan.

Tekan Foto untuk melihat lokasi wisata

Lokasi Ordinat Wisata Lubang Seribu di Grobogan
Lokasi Ordinat Wisata Lubang Seribu di Grobogan

 

“Hanya ingin memperkenalkan wisata baru di daerah Gubuk yakni Jeglongan Sewu, ya dari sekian banyaknya wisata di Grobogan dan sekitarnya wisata jeglongan sewu adalah satu satunya wisata yang tak pernah sepi dikunjungi oleh pengunjung, bagaimana mau sepi wisata ini adalah JI lingkar pasar gubuk yang setiap hari tidak sepi dari warga yang lewat dan yang mau belanja ke pasar.

Menurutnya, kondisi jalan semakin buruk selama setahun terakhir, terutama ketika memasuki musim penghujan seperti saat ini. Pihaknya berharap keluhan warga ini segera direspons pemerintah.

“Sudah setahun lebih rusaknya, lubangnya sudah sangat dalam. Dan juga itu menyebabkan kemacetan. Kita cuma mau memberikan informasi kepada pimpinan (pemerintah), harapannya tentu segera diperbaiki. Semoga segera ditindaklanjuti dan berbahagia kembali,” pinta Agus.(Arw)

 

Array

Berita Terkait

Komentar