PT. BERITA ISTANA NEGARA

Marak Penipuan Mengatasnamakan Bupati Sragen, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Istana - Rabu, 27 Maret 2024 08:05

Sragen – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengimbau agar masyarakat Sragen meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Imbauan tersebut disampaikan menyusul insiden penipuan yang baru-baru ini menimpa salah satu hotel di Sragen.

Bupati Yuni mengungkapkan bahwa insiden penipuan tersebut bermula dari seorang yang mengaku sebagai ajudannya yang menelepon manajer hotel, meminta bantuan untuk kegiatan Ramadan. Beruntung, manajer hotel tersebut curiga dan meminta konfirmasi langsung dengan Bupati Yuni, yang akhirnya membongkar modus penipuan tersebut.

“Kejadian serupa juga terjadi di salah satu pondok pesantren di Sragen, di mana penipu juga mengatasnamakan saya. Ini merupakan peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap upaya penipuan yang semakin marak,” ungkap Bupati Yuni.

Dalam kasus lainnya, sebuah pondok pesantren di Sragen menjadi korban penipuan dengan modus yang serupa. Penipu menawarkan penyaluran donasi kepada pondok pesantren tersebut, namun meminta sejumlah uang pribadi sebagai syarat.

“Penipu menjanjikan penyaluran donasi kepada pondok pesantren, namun menuntut sejumlah uang sebagai syarat. Hal ini harus diwaspadai agar tidak terjebak dalam perangkap penipuan,” tegas Bupati Yuni.

Bupati Yuni juga menekankan pentingnya untuk memverifikasi setiap tawaran bantuan atau sumbangan yang mengatasnamakan pihaknya, terutama pada bulan Ramadan ini yang sering dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan. Masyarakat dihimbau untuk mengonfirmasi langsung dengan pihak terkait sebelum melakukan transfer dana atau memberikan informasi pribadi.

“Di bulan Ramadan ini, mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kewaspadaan kita. Jangan sampai terperdaya oleh penipuan yang mengatasnamakan pihak berwenang,” tutup Bupati Yuni.

Array

Berita Terkait

Komentar