PT. BERITA ISTANA NEGARA

Warga Ngemplak Mranggen Demak Melaporkan Oknum Polri yang Menculik dan Melakukan Kekerasan

Berita Istana - Rabu, 3 April 2024 09:47

Demak, – 2 April 2024 – Muhammad Syahid, seorang warga yang tinggal di Ngemplak Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, melaporkan insiden yang mengejutkan di mana ia dituduh mencuri dan menjadi korban kekerasan oleh oknum polisi. Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 26 Maret 2024, sekitar pukul 18:30 WIB di rumahnya.

Syahid mengungkapkan bahwa pada saat itu, tiga orang mendatanginya dan mengajukan pertanyaan tentang sebuah kendaraan Xenia. Tak lama kemudian, sebuah mobil Avanza hitam berhenti di depan rumahnya, dan tanpa surat tugas penangkapan yang jelas, mereka memaksa Syahid masuk ke dalam mobil tersebut.

“Mereka mengaku sebagai polisi dari Polres, sempat saya tanya surat tugas penangkapan untuk saya mereka tidak bisa menunjukkan surat penangkapan atau Sprint dari Pimpinan mereka,” kata Syahid.

Selanjutnya, Syahid mengungkapkan bahwa ia dibawa ke sebuah ruko di Desa Ngemplak, milik H. Ahmad Said, di mana ia diperlakukan dengan kejam. Dia dituduh mencuri AC dan disiksa dengan dipukuli menggunakan besi, kayu, dan bambu, serta disundut dengan rokok. Bahkan, kepala Syahid sempat dicelupkan ke dalam ember berisi air.

“Dalam keadaan terborgol dan terhajar, saya hanya bisa pasrah dan memohon pertolongan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ketika Ahmad Said tiba di tempat kejadian, alih-alih membantu, ia malah ikut memperlakukan Syahid dengan kekerasan, termasuk menampar dan menarik rambutnya. Akhirnya, setelah tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Syahid bersalah, ia dilepaskan dengan memberikan uang sejumlah Rp 150.000.

Saat ini, Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Winardi, belum memberikan keterangan resmi terkait laporan atau aduan masyarakat mengenai insiden tersebut.

Kejadian ini menimbulkan kecaman dan keprihatinan di masyarakat, serta menimbulkan pertanyaan serius terkait perlindungan hak asasi manusia dan integritas aparat kepolisian di Indonesia. Semoga kasus ini dapat diusut tuntas dan memberikan keadilan bagi korban.(Tim)

Array

Berita Terkait

Komentar