PT. BERITA ISTANA NEGARA

Geumpang Antara Penantian dan Harapan

Berita Istana - Sabtu, 24 Juni 2023 03:38

Pidie | Berita Istana Negara – Geumpang adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Pidie, Aceh, Indonesia. Geumpang, memiliki Populasi 11.07.05 jiwa dengan luas area 1.576,00 km².
Disebut-sebut para pelaku penambangan emas ilegal di sana mengantongi surat rekomendasi yang ditandatangani para keuchik (kepala desa-red) dan tokoh masyarakat.

Padahal Fakta Dan Realita Yang Sesungguhnya Pernyataan Yang disebut sebut tersebut tidaklah benar bahkan berbalik Dengan Gosip atau pernyataan Hoax yang telah kerap dilakukan rekan rekan media yang datang ke Geumpang.

“ Surat yang ditandatangani bersama oleh Mukim dan beberapa orang keuchik di Geumpang, Pernyataan itu tidak benar dan itu Fitnah” ungkap Muhammad Syamaun Alias Amat Tong, Sabtu (24/6/23).

Menurut Amat Tong, sejak 1 juni 2023 yang lalu Pihak Nya telah menyerukan untuk STOP Ilegal Mining, Hingga Pihak nya Melakukan Proses permohonan izin usaha pertambangan Rampung. ” Kami Himbau dibawah Koordinator saya, Untuk Jangan Berkerja dan melakukan Aktivitas Penambangan saat ini” Harap Amat Tong Saat dikonfirmasi di Ruang Kerjanya Sabtu, (24/6/23).

amat Tong yang juga merupakan salah satu mantan kombatan GAM, tetap Komit untuk melakukan Himbauan untuk STOP Kerja Penambangan dan terus berupaya menempuh LEGALITAS IZIN USAHA PERTAMBANGAN RAKYAT DI GEUMPANG YANG SAH DEMI HUKUM.

“Sikap Kami ini Adalah Fakta bahwasanya, Masyarakat Geumpang Patuh dan taat Hukum” Pungkas Muhammad Syamaun Alias Amat Tong (Saksikan Wawancara Ekslusif bersama AMAT TONG di Channel YouTube Media Portal On-line MITRA POLRI Media Catur Prasetya News.

Sebagai Informasi Bahwasanya Pembangunan Mesjid kecamatan geumpang yg sudah 5 tahun off Alias Berhenti, semenjak 3 Bulan Terakhir di Bawah Koordinator Amat Tong, kini Pembangunan mesjid kecamatan Geumpang terus Berjalan dan telah menelan Anggaran 1,3 Miliyar.

“Alhamdullah 3 bulan ditangan Amat Tong, Kini Kondisinya udah siap cor Kubah Mesjid Dan terus dikerjakan” Sebut Nyak Cut SKM imuem Mukim Bangkeh.

Lanjut Imum Mukim Bangkeh Tersebut juga Menjelaskan “Hama Gajah sangat Merisaukan warga masyarakat saat melakukan Bercocok Tanam dan perlu diketahui tanaman yang ditanami di atas Tanah geumpang pada umum nya hasil Panennya Sebagian besar tidak normal” ungkap Nyak Cut ke media ini.

Imum Mukim Bangkeh saat disinggung Prihal Berita Tentang Setoran Kepada TNI POLRI ?
Sontak Nyak Cut Dengan Tegas Mengatakan “Tidak Benar Amat Tong Setoran Puluhan Juta Rupiah Kepada Tni Polri Setiap Bulan, itu Fitnah dan Jelas ini merupakan Pernyataan Hoax” Pungkas Nyak Cut sebagai Imum Gampong.

Saat kita telusuri pernyataan Salah satu Media Online sebagaimana dalam tulisan poin ketiga, penulis menyebutkan adanya menunjukkan panitia yang dibentuk dan pembentukan panitia sama-sama pihak yang tidak memiliki kewenangan. Seolah-olah Keuchik Keuchik Dan Mukim Melakukan Aksi memberikan Kesempatan masyarakat untuk melakukan Penambangan Emas Atas Izin Dari nya.

FAKTA dan REALITA nya Pengusaha Muda Sukses M. Syamaun Bersama 5 Keuchik/Kades di Kecamatan Geumpang Berserta Imum Mukim Gampong Semenjak 1 Juni 2023 Melakukan Himbauan Himbaun Kepada Warga STOP PETI DI GEUMPANG PETI adalah Singkatan Pertambangan Emas Tanpa Izin

Penasaran Dengan Aksi Tersebut. Tim Media Ini melakukan Konfirmasi Kelima Keuchik Pemukiman Bangkeh Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie.

Imum Mukim Bangkeh Termasuk lima Keuchik kec Geumpang dijumpai disalah satu warung yang disebut sebut Balai Raja tepatnya berada persis di depan kantor Camat Geumpang Kabupaten Pidie Jum,at Malam Sekira Pukul 20:30 WIB.

Tampak Hadir M.Isa Keuchik/Kades Gampong Leupu, Ramli Ilyas Keuchik/ Kades Gampong Puloloih, Samsuar M.Jamil Keuchik/ Kades Gampong Pucok , Muslan Keuchik/Kades Gampong Keune, dan Ridwan Keuchik Gampong Bangkeh termasuk Hadir Juga Imum Mukim Bangkeh Nyak Cut Hadir Dalam Pertemuan Itu, mengapa Terbentuknya Koordinator yang disebut sebut Sebagai KOORDINATOR AMAT TONG Dan Menjadi Korban Kriminal Pengancaman dan Pemerasan sebesar 30 Juta Rupiah

REPORT BY BUSTAMAM & CHANDRA KORESPONDENSI BIDPENMAS POLDA ACEH, 24/6/23

Array

Berita Terkait

Komentar