PT. BERITA ISTANA NEGARA

Tambang Ilegal di Jambeyan Sambirejo Dibenarkan Oleh Salah Satu Perangkat Desa

Berita Istana - Sabtu, 16 Desember 2023 11:31
Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

 

SragenPuluhan tambang galian C di Kabupaten Sragen yang belum mengantongi izin (OP) tetap beraktivitas meskipun masih dalam tahap eksplorasi. Sementara itu gara-gara nekat menambang, tiga penambang galian C di Sragen diberikan surat peringatan (SP) dari Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Solo.

Kasi Geologi, Mineral, dan Batubara Cabang Dinas ESDM Wilayah Solo, Agus Dwi Ibnu W, menyebut empat usaha galian C yang diberi SP salah satunya yang beroperasi di Srimulyo, Gondang dan Jambeyan, Sambirejo.

Penambangan Galian C di sejumlah wilayah Kabupaten Sragen seperti di Kecamatan, Sambirejo,dan Gondang sangat meremehkan lingkungan sekitar karena sudah cukup lama, namun minim pengawasan,(Sabtu 16 Desember 2023).

Penambangan tersebut meninggalkan kondisi lingkungan yang memprihatinkan sampai menimbulkan korban jiwa.

Beberapa Warga Kecamatan Gondang dan Sambirejo Joko (42) saat dihubungi Berita Istana Sabtu (16/12/2023) mengatakan, maraknya aktivitas galian C sulit untuk mengetahui bahwa penambang tersebut berijin resmi atau tidak, karena rata-rata penambang galian C, meninggalkan pertanyaan warga , karena setelah penambangan galian C lingkungan sekitar menjadi rusak, selain polusi debu, jalan menjadi licin karena tertutup lumpur,gorong- gorong, selokan tertutup lumpur,akibatnya lumpur meluap ke jalan hinga mengakibat mobil terbalik karena jalan licin tertutup lumpur’ ungkap Joko dengan nada prihatin .

Menurut Joko, adanya aktivitas penambangan galian C tidak menguntungkan warga masyarakat, galian C itu menguntungkan pengusaha penambangan saja, mereka tidak memperhatikan dampak lingkungan pemukiman warga masyarakat.

“Semestinya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memperketat kepengurusan perizinan Tambang Galian C. Selama ini tanpa adanya pengawasan, dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen maupun Pemprov Jateng” ungkapnya mengeluh.

Terpisah Minarno SH MH C.Me sekalu kuasa hukum Berita Istana Negara akan melaporkan ada galian C ilegal tersebut, Minarno menjelaskan lokasi yang boleh ditambang adalah yang sudah memiliki Izin Usaha Penambangan Operasi Produksi (IUP OP). Selain itu bantuan lokasi penambangan yang sudah memiliki surat izin penambangan (SIPB) yang dilengkapi persetujuan dokumen teknis rencana penambangan dan izin lingkungan.

Lebih lanjut Minarno menegaskan “Di Sragen hanya ada empat lokasi tambang yang memiliki IUP OP, selebihnya belum. Ada dua lokasi tambang yang sudah memiliki SIPB tetapi belum dilengkapi dengan persetujuan dokumen teknis rencana penambangan dan izin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng Meskipun sudah mengantongi SIPB, dua tambang ini tetap belum boleh berproduksi menambang,” katanya.

Sementara itu salah satu perangkat desa Jambeyan Hari selaku koordinator tambang, saat dikonfirmasi awak media Berita Istana membenarkan adanya tambang ilegal tersebut,iya mas tambang di Jambeyan Kecamatan Gondang memang belum mengantongi ijin (OP) tapi sudah kesepakatan dengan warga tidak apa apa gak usah menunggu ijin lengkap yang penting aman jawabnya melalui telepon.(Tim )

Follow Istana Negara di Google News 

Berita Terkait

Komentar